Postingan

Cerita Diagnosa Part 2

Lanjut... Saat itu saya mengambil izin kuliah untuk 1 minggu ke depan (dengan siap ganti kuliah dan tugas yang menumpuk setelah saya masuk) saya dan ibu mau fokus cari tau apa yang terjadi di tubuh saya. Setelah keesokan harinya sesuai permintaan dokter saya kembali berkonsultasi, dan karena hasil ronsen belum juga keluar akhirnya dokter lagi-lagi hanya memberikan obat perangsang kencing. Saya dan ibu pun pulang dengan benak penuh tanya. Kejadiannya lagi-lagi berulang, setiap obat habis perubahan tubuh pun terus datang. bahkan yang ketiga ini ditambah kencing saya tidak keluar sama sekali walaupun diberi obat kencing.  Penasaran dengan hasil ronsennya akhirnya kakak saya pun memaksa pihak laboratorium klinik untu segera mengeluarkan hasilnya. Pada saat itu kami sadar bahwa hasil ronsen itu sudah jadi sejak lama, namun petugas lab yang jaga selalu berganti orang dan selalu bilang "belum jadi pak" ke kakak saya.  Pelayanannya sangat mengecewakan, di saat yang sama kami...

Cerita Diagnosa part 1

Pertama kali divonis sebagai penderita Neufrotic Syndrome sejak tahun 2010 (mohon maaf tepat bulannya saya lupa). Sebelum akhirnya divonis sebagai penderita aktif, saya mengalami banyak sekali keluhan pada kesehatan. Mulai dari daya tahan tubuh yang naik turun, gampang sakit karena virus (tipus, herpes, dan yang paling sering flu batuk yang tak kunjung sembuh sampai berbulan-bulan). Bahkan perubahan yang sering terlihat adalah bengkaknya kelopak mata dan bagian perut sampai kaki (sakit, tak bisa ditekan, kencang, berat dibawa gerak pokoknya sangat tidak nyaman). Pada saat itu saya masih menjadi mahasiswa semester 4 (ini adalah awal semester yang penuh perjuangan). Hidup sebagai mahasiswa dengan kesibukan tugas dan kegiatan di kampus dan membawa penyakit kemana-kemana serta jauh dari orang tua (tapi ada kakak yang bekerja deket kampus). Suatu pagi ketika saya bangun tidur, bagian wajah seperti mata dan rahang seketika kaku dan tak bisa digerakan. Saat melihat cermin saya kaget ter...

Neufrotic Syndrome

Jika pembaca sekalian gogling tentang Neufrotic Syndrome (NS), maka pembaca sekalian akan menemukan kunci "Ginjal Bocor". Yups.. itu tidak salah. Sedikit definisi yang aku pahami dari apa yang perah aku alami. NS sendiri merupakan  gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine. Pada kondisi normal harusnya urin tidak mengandung protein. Berkurangnya kadar protein dalam darah akan memperlambat aliran air dari jaringan tubuh untuk masuk ke pembuluh darah. Akibatnya, air akan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan pembengkakan.  Meskipun jarang terjadi karena hanya sedikit orang yang mengalaminya, NS dapat dialami oleh siapa saja. NS umumnya terdeteksi pertama kali pada anak-anak, terutama yang berusia antara 2 sampai 5 tahun. Namun ada juga orang dewasa yang mengalaminya. Penyebab utama penyakit ini adalah kerusakan pada Glomeruli. Glomeruli atau sekelompok pembuluh darah pada ginjal bertugas menyaring ...

Me and Nesy

Bismillahirrahmanirrahim.. Sengaja blog ini saya buat pertama kali untuk menceritakan kisah saya selama berjuang melawan Neufrotic Syndrome. Semoga bermanfaat dan mohon dikoreksi jika banyak kesalahan. Terima Kasih.