Cerita Diagnosa Part 2
Lanjut... Saat itu saya mengambil izin kuliah untuk 1 minggu ke depan (dengan siap ganti kuliah dan tugas yang menumpuk setelah saya masuk) saya dan ibu mau fokus cari tau apa yang terjadi di tubuh saya. Setelah keesokan harinya sesuai permintaan dokter saya kembali berkonsultasi, dan karena hasil ronsen belum juga keluar akhirnya dokter lagi-lagi hanya memberikan obat perangsang kencing. Saya dan ibu pun pulang dengan benak penuh tanya. Kejadiannya lagi-lagi berulang, setiap obat habis perubahan tubuh pun terus datang. bahkan yang ketiga ini ditambah kencing saya tidak keluar sama sekali walaupun diberi obat kencing. Penasaran dengan hasil ronsennya akhirnya kakak saya pun memaksa pihak laboratorium klinik untu segera mengeluarkan hasilnya. Pada saat itu kami sadar bahwa hasil ronsen itu sudah jadi sejak lama, namun petugas lab yang jaga selalu berganti orang dan selalu bilang "belum jadi pak" ke kakak saya. Pelayanannya sangat mengecewakan, di saat yang sama kami...